Sunday, March 3, 2013

Samuel Sampurna Prawiro, Harapan Baru Equestrian Indonesia

LENSAINDONESIA.COM: Samuel Sampurna Prawiro. Mungkin, nama ini belum terkenal seperti atlet-atlet top Indonesia lainnya. Tapi, bagi masyarakat pecinta equstria Indonesia, nama pemuda 17 tahun ini sudah cukup terkenal dikalangan equistrian.

Bagaiman tidak? Putra pemilik Pegassus Stable, Yusni Radius Prawiro ini adalah rangking satu nasional yunior 2012.

Baca juga: AE Kawilarang Sarana Kembalinya Atlet Berkuda dan Jessica Nayla Kuasai Walk Trot Children

Namanya memang belum seterkenal atlet-atlet top Indonesia lainnya. Namun untuk di masyarakat equestrian Indonesia, kiprah pemuda 17 tahun ini sudah cukup diperhitungkan. Kini murid kelas 2 SMU Binus International School terus diasah kemampuannya untuk bisa menjadi atlet equestrian yang andal.

Samuel mengatakan, dirinya akan terus fokus untuk meningkakan kemampuannya dengan berlatih keras dan terus menerus untuk menghasilkan hasil yang maksimal. Kendati demikian, dirinya juga tidak ingin mengabaikan pendidikannya.

"Pokoknya saya ingin imbang antara berkuda dan sekolah. Saya ingin berhasil sebagai atlet dan juga berhasil dalam pendidikan. Tentu saja dukungan orang tua membuat saya terus semangat,” ujar Samuel saa ditemui di sela-sela Kejuaraan Nasional (Kejurnas) AE Kawilarang Memorial Cup 2013 Seri I di Arthayasa Stable, Cinere, Depok, Sabtu (2/3/13),

“Apalagi di berkuda, saya sejak kecil memang telah jatuh cinta dengan olahraga ini, atau tepatnya sudah naik kuda sejak di bangku Taman Kanak-kanak," lanjutnya.

Saat ini, Samuel sudah mampu melompat 110cm. "Tahun ini target saya bisa lompat 120cm dan kemudian bisa lebih tinggi lagi," tegasnya.

Samuel tidak akan bisa meraih hasil yang maksimal tanpa dukungan penuh ayahanda Samuel, Yusni Radius Prawiro. Menurut putra mantan Menko Ekuin Indonesia itu mengatakan, tidak pernah memaksa putra-putranya untuk menekuni olahraga berkuda. Tetapi bila mereka memang ingin main kuda, tentu ia akan mendukung penuh. Apalagi ia juga adalah pemilik salah satu stable terbesar di Indonesia, Pegassus.

"Sebagai orang tua tugas saya adalah memberikan motivasi kepada anak. Intinya, mereka boleh menekuni berkuda, tetapi pendidikan juga sangat penting," ujar Yusni.

Selain Samuel, dua adiknya juga terjun menekuni equestrian. Mereka adalah Johan Hasmoro Prawiro (16), Daniel Wiseso Prawiro (13). Trio Prawiro ini adalah peraih rangking satu nasional di setiap tingkatan umur mereka.

Khusus untuk Samuel, lanjut Yusni, ia sempat berencana mengirim Samuel untuk mengikuti kualifikasi Youth Olympic di Nanjing. "Rencana itu batal setelah saya cek usianya, Samuel sudah lewat. Saat ini, Samuel masih fokus di arena nasional, khususnya untuk menambah kemampuan dan pengalaman Samuel. Intinya, kami tidak ada target pertandingan, tetapi bila ada pertandingan, Samuel harus siap," tegas Yusni.

Yang pasti, tahun ini Samuel disiapkan mengikuti Jumping Challenge. Terkait dengan SEA Games 2013 di Myanmar, Yusni mengatakan, kurang tertarik.

"Karena di Myanmar menggunakan borrow horse dan lompatannya hanya 100cm, yang paling cocok adalah atlet senior yang bisa cepat adaptasi. Jadi Sameul lebih baik konsentrasi di sini saja," tandas Yusni.@anggi

 

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Catur Prasetya @lensaindonesia 03 Mar, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/03/03/samuel-sampurna-prawiro-harapan-baru-equestrian-indonesia.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

No comments:

Post a Comment