Sunday, April 7, 2013

Pendataan BKD tidak obyektif, guru honorer Jombang lapor Komnas HAM

LENSAINDONESIA.COM: Para guru honorer yang tergabung dalam Persatuan Guru Tidak Tetap Indonesia (PGTTI) Kabupaten Jombang, Jawa Timur bersiap mengadu ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Hal itu dipicu pendataan honorer kategori 2 (K2) yang dilakukan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat dinilai tidak obyektif.

BKD Jombang, Jawa Timur telah merilis database honorer K2 sejak (27/4/2013) lalu. Data tersebut menyebutkan ada 1.448 orang yang masuk dalam honorer K2.

Baca juga: Perbaiki Atap PG Jombang Baru, Dua Pekerja Tewas Terjatuh dan Gadis SMA di Jombang Digilir Temannya Sendiri

PGTTI menilai, database honorer K2 Jombang, saat ini sedang diuji kepada publik itu sarat dengan kejanggalan. Letak ketidak obyektifan tersebut antara lain tidak adanya penyebutan nama instansi dari nama honorer yang dirilis

“Tidak obyektifnya karena tidak nama instansi, masa perbaikan yang diberikan terlalu singkat. Ditambah, honorer yang bertanya soal database kesulitan mau bertanya dimana. Banyak yang bertanya ke UPTD tapi tidak digubris,” ujar Nur Salam, Ketua PGTTI Jombang, Sabtu (06/04/2013).

Nur Salam menyebutkan, jumlah guru honorer di kabupaten Jombang mencapai 2.000 orang. Dalam pengumuman honorer K2, hanya 35 orang anggota PGTTI yang masuk didalamnya.

Sementara itu Ketua PGTTI Jawa Timur Hari Susilo, juga menyampaikan, bahwa saat ini para guru honorer anggota PGTTI di 24 Kabupaten/kota di Jawa Timur sedang dilanda keresahan. Keresahan terswbut disebabkan tidak jelasnya nasib guru honorer, baik yang masuk dalam K2 maupun tidak.

Menurut Hari, apa yang terjadi di Jombang saat ini cukup unik. “Kita sekarang serius mengawal database yang sudah dirilis BKD Jombang,” katanya sembari mengatakan bahwa PGTTI Jatim saat ini sedang mengawal proses uji publik honorer K2 di Kabupaten Jombang. .

Hari menangkap, ada kejanggalan dan ketidakjelasan dari pendataan honorer K2 di Jombang. Pihaknya berencana mengadu ke Komnas HAM jika kondisi tidak jelas tersebut tidak segera berakhir.

“Kita tunggu sampai akhir april. Jika nasib guru honorer baik yang masuk K2 ataupun yang tidak masih terkatung-katung dan diombang-ambing kita akan lapor Komnas Ham. Akhir April ini batasnya,” pungkas Hari.@syafi’i

 

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Mohammad Ridwan @lensaindonesia 07 Apr, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/04/07/pendataan-bkd-tidak-obyektif-guru-honorer-jombang-lapor-komnas-ham.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Lima hari sekali 1 nyawa melayang di jalan Raya Tuban

LENSAINDONESIA.COM: Jumlah kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Tuban, Jawa Timur tergolong tinggi.

Selama Januari hingga Maret 2013 kemarin, telah terjadi sebanyak 271 kasus kecelakaan. dengan total kerugian mencapai Rp 496.750.000.

Baca juga: Pelaku Curanmor Jadi Korban Tabrak Lari dan Vokalis Band Cabuli ABG Tuban Selama Dua Hari

Dari jumlah kecelakaan itu, 17 orang dinyatakan tewas.

Kanit Laka Sat Lantas Polres Tuban, Iptu Firhamdani mengatakan, sebagian besar diakibatkan karena pengendara kehilangan konsentrasi berlalu lintas.

“Jika dibuat rata-rata, dalam 5 sampai 6 hari sekali dijalan raya Tuban 1 nyawa melayang. Dengan kerugian materi mencapai Rp 5.519.445," katanya, Sabtu (06/04/2013).

Berdasarkan data dari Mapolres Tuban, selama Januari sebanyak 127 kejadian. Dengan kerugian materi sebanyak Rp. 117.500.000. Dan 127 korban dengan rincian 3 korban meninggal dunia, 12 korban luka berat dan 112 lainya luka ringan.

Sedangkan selama Pebruari, sebanyak 60 kejadian kecelakaan lalu lintas. Dengan jumlah kerugian materi sebesar Rp. 98.600.000. Dan jumlah total 90 korban, dengan rincian 3 korban meninggal, 8 korban luka berat dan 79 lainya mengalami luka ringan.

Lalu selama Maret jumlah kecelakaan lalu lintas sebanyak 84 kejadian. Dengan kerugian materi mencapai Rp. 280.650.000. Dengan total 123 korban dengan rincian 11 korban meninggal. Dan 13 korban luka berat serta 109 lainya mengalami luka ringan.

Terkait tingginya tinmgkat kecelakaan di Kabupaten Tuban ini, Iptu Firhamdani menghimbau kepada masyarakat agar selalu tertib dalam berlalu lintas.@muhaimin

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Ari Purwanto @lensaindonesia 07 Apr, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/04/07/lima-hari-sekali-1-nyawa-melayang-di-jalan-raya-tuban.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

ARB Dihujani pertanyaan saat kuliahi mahasiswa UMM

LENSAINDONESIA.COM: Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie dihujani pertanyaan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Pertanyaan-pertanyaan tersebut disampaikan civitas akademika itu saat ARB memberikan kualiah umum di Dome UMM, Sabtu (06/04/2013).

Baca juga: Safari dua hari, ARB lakukan selusin acara di Malang

Saking banyaknya mahasiswa yang hendak mengajukan pertanyaan, ARB meminta rombongannya untuk tidak makan di UMM. Dia mengajak makan di pesawat.

“Sebab, pesawat saya harus take off pukul 13.00 WIB,” katanya setelah melihat banyak mahasiswa yang hendak mengajukan pertanyaan dalam dialog tersebut.

ARB dengan telaten dan penuh kesabaran menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan mahasiswa itu. Mulai dari persoalan dalam negeri hingga luar negeri yang berkaitan dengan Indonesia. Misalnya, soal aspek pertanian, perekonomian, transportasi hingga masalah lingkungan.

Yang paling menarik, kata dia, soal banyaknya tenaga ahli Indonesia yang justru berkarya di negeri asing. Mereka keluar dari Indonesia, dan dimanfaatkan negara lain dengan alasan di Indonesia kurang mendapat perhatian. Misalnya ahli pertanian dan teknologi.

Menurut ARB, banyaknya orang Indonesia yang memiliki keahlian, tapi tidak dimanfaatkan untuk bekerja di dalam negeri. “Makanya, pemerintah berkewajiban membangun insfrastruktur yang memadai. Harapannya agar potensi yang ada bisa termanfaatkan secara otimal,” katanya.

Dia memberikan contoh soal disparitas dan pertumbuhan perekonomian. Menurutnya, bila pertumbuhan perskonomian Indonesia luar biasa. Nomor dua di dunia setelah China.
Namun, lanjut dia, disparitas atau kesenjangan antara yang kaya dan yang miskin juga semakin tinggi. Kondisi tersebut, dipicu oleh kebradaan infrastruktur yang kuang memadai.

Aburizal mengaku sangat mendukung pemikiran mantan Presiden RI BJ Habibie. Menurut dia, teknologi memang perlu mendapatkan pemikran dan penanganan secara khusus. Ke depan, seharusya transportasi di Indonesia sudah lebih banyak menggunakan pesawat. “tu akan lebih efektif,” katanya.

Menyinggung soal lingkungan, dia menegaskan bahwa Indonesia memang merupakan negara penghasil oksigen kedua terbesar dua. “Nah, kita tidak boleh lagi dibodohi negara lain masalah lingkungan ini. Negara maju penyumbang polutan harus diajak bareng untuk ikut menjaga hutan-hutan Indonesia yang menjadi filter terhadap rusaknya ozon itu,” jelasnya.

Karena itu, dia berharap para mahasiswa dan civitas akademika seperti UMM ikut memikirkan bagaimana pembangunan Indonesia ke depan. Sehingga pada tahun 2045 Indonesia sudah menjadi negara termaju di dunia.@aji dewa roisky

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Ari Purwanto @lensaindonesia 07 Apr, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/04/06/arb-dihujani-pertanyaan-saat-kuliahi-mahasiswa-umm.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Adisatrya dorong pengembangan IKM dan wirausahawan baru di Cilacap

LENSAINDONESIA.COM: Berbagai bantuan mesin atau alat produksi diberikan kepada 58 kelompok usaha bersama (KUB) di Kabupaten Cilacap. KUB tersebut, masing-masing beranggotakan minimal 20 orang.

Bantuan ini diserahkan anggota Komisi VI DPR-RI, Adisatrya Suryo Sulisto, yang difasilitasi oleh Kementerian Perindustrian.

Baca juga: Rieke-Teten Sidang Perdana Gugatan Pilgub Jabar di MK dan Deklarasi Cagub-Cawagub, Panwaslu Kota Semarang Temukan Banyak Pelanggaran

“Dengan bantuan ini, kami berupaya mendorong pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) serta wirausahawan baru di Kabupaten Cilacap,” katanya dalam keterangan pers kepada LICOM, hari ini (Sabtu, 6/4).

Politisi PDI Perjuangan ini juga menyatakan bahwa dirinya bersyukur akhirnya Kabupaten Cilacap mendapatkan program bantuan mesin atau alat produksi dalam rangka pengembangan IKM. Pasalnya, sudah tujuh tahun terakhir, Cilacap tidak merasakan program tersebut.

“Kepada para IKM dan wirausahawan baru, diharapkan memanfaatkan dengan baik bantuan mesin atau alat produksi dari Kementerian Perindustrian, sehingga menggerakkan ekonomi, meningkatkan taraf hidup serta mengurangi pengangguran,” ujarnya.

Bantuan ini, sambungnya, adalah merupakan anugerah bagi Kab. Cilacap yang belum lama ini merayakan Hari Jadi.

Selain diberikan bantuan mesin, para IKM dan wirausahawan juga diberikan pelatihan teknis dan good manufacturing product (GMP). Para IKM yang memproduksi sale pisang, gula kelapa serta garmen diberikan pelatihan teknis dan good manufacturing product (GMP).

Sedangkan bagi wirausaha baru yang memproduksi nugget ikan, kerupuk ikan, ikan asin, serta kerupuk kulit dan gelembung ikan, diberikan pelatihan teknis tanpa pelatihan GMP. @ari

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Ari Purwanto @lensaindonesia 07 Apr, 2013


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/04/07/adisatrya-dorong-pengembangan-ikm-dan-wirausahawan-baru-di-cilacap.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Saturday, April 6, 2013

Uang ganti rugi lahan pelabuhan Rp 1,7 miliar ngendon di PN Pacitan

LENSAINDONESIA.COM: Upaya pemerintah Kabupaten Pacitan memberikan ganti rugi lahan untuk akses ke pelabuhan barang dan niaga di Desa Kembang gagal. Sebab belasan warga pemilik lahan menolak lantaran nominal yang ditawarkan dinilai terlalu rendah.

Karena warga menolak, pada 11 Februari lalu pemkab pacitan menititipkan uang ganti rugi ke Pengadilan Negeri (PN) alias konsinyasi.

Baca juga: Pembebasan Lahan Pelabuhan Temui Jalan Buntu dan Cuaca Buruk Untungkan PAD Kabupaten Pacitan

“Sebenarnya melalui konsinyasi, pemkab dibenarkan melakukan eksekusi. Tapi, sepertinya itu tidak dilakukan karena lebih memilih pendekatan persuasif,” kata Panitera Sekretaris PN Pacitan, Murtoyo, Sabtu (06/04/2013).

Dijelaskan, metode yang dijalankan pemkab itu memakan waktu lama. Untuk bisa mempercepat proses pembebasan, lanjut Murtoyo, pemkab bisa mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan.

Bila itu dilaksanakan, maka panitera PN akan memiliki wewenang melakukan eksekusi. “Tapi itu tergantung dari pihak pemkab sendiri,” tuturnya. Namun, jika pemkab tidak mengajukan gugatan, pihak PN tetap menunggu warga mengambil ganti ruginya. Pelayanan akan tetap dijalankan setiap hari kerja.

Belasan warga pemilik lahan yang terkena dampak proyek pelabuhan barang dan niaga di Desa Kembang, Pacitan memang masih berberat hati melepas tanahnya. Akibatnya, uang ganti rugi dari pemkab yang diperuntukkan bagi mereka tetap ngendon di rekening porsekot perkara Pengadilan Negeri setempat.

Bahkan hingga sekarang belum ada yang mengambil uang ganti rugi yang menjadi haknya. Ganti rugi yang disediakan pemkab untuk 15 warga itu senilai Rp 1,7 miliar.

Uang sebanyak itu merupakan kompensasi untuk lahan seluas 8.491 hektar yang bakal dijadikan akses masuk ke pelabuhan. Tiap meter tanah untuk infrastruktur jalan tersebut oleh pemkab dihargai Rp 20 meter dan dinilai sudah sesuai dengan nilai jual obyek pajak (NJOP).@rachma

 

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Mohammad Ridwan @lensaindonesia 07 Apr, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/04/06/uang-ganti-rugi-lahan-pelabuhan-rp-17-miliar-ngendon-di-pn-pacitan.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Kalahkan Deltras, Persebaya DU juara paruh musim

LENSAINDONESIA.COM: Laga usiran antara tuan rumah Deltras Sidoarjo melawan Persebaya dalam derby Jatim, pentas Indonesia Super League (ISL) Divisi Utama, yang berlangsung di Lapangan Sasana Krida komplek Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta, Sabtu (6/4/2013) sore, akhirnya dimenangkan Uston Nawawi dkk dengan skor 3-1.

Terbebani dengan recovery pemain akibat jadwal padat, pasukan Tony Ho tampil cukup dominan, dua gol berhasil disarangkan oleh Uston dkk di paruh babak pertama. Namun Deltras yang bertindak sebagai tuan rumah dalam laga ini berhasil mencuri gol terlebih dahulu lewat akibat gol bunuh diri dari bek asing asal Togo, Dennis Bedalbe.

Baca juga: Lawan Deltras, Persebaya dibebani recovery pemain dan Arema gilas Persiraja 2-1

Namun pada menit ke-20, Jean Paul Boumsong berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Boumsong nampaknya menjadi momok menakutkan bagi the Lobster. Mantan penyerang Persiram Raja Ampat ini kembali mencatatkan namanya di papan skor saat babak pertama measuki menit ke-41. Skor 2-1 untuk keunggulan Persebaya DU bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Persebaya DU kembali mengejutkan lewat gol Bedalbe di menit ke-47. Selain menjadi ‘penebus dosa’ bagi Bedalbe, gol ini menjadi satu-satunya di babak kedua. Laga akhirnya ditutup dengan kemenangan Persebaya DU dengan skor 3-1.

Bagi Persebaya DU, kemenangan ini memperpanjang daftar tak terkalahkan yang mereka bukukan dari total enam laga yang sudah dijalani, dan menjadi juara di paruh musim. Sedangkan bagi Deltras, ini menjadi kekalahan kedua beruntun. Akhir pekan lalu mereka dilibas PSBK Blitar di Gelora Delta Sidoarjo.

Klasemen sementara grup III

1. PERSEBAYA 6 5 1 0 19-6 16
2. PERSEBA SUPER 7 4 0 3 10-10 12
3. PSBK BLITAR 7 3 2 2 09-6 11
4. PERSETA 7 3 2 2 07-8 11
5. DELTRAS 7 3 1 3 09-08 10
6. PERSEKAM 7 2 0 5 8t-13 6
7. PERSEBO BONDOWOSO 6 1 2 3 05-9 5
8. PERSID 7 0 4 3 03-10 4
alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Catur Prasetya @lensaindonesia 06 Apr, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/04/06/kalahkan-deltras-persebaya-du-juara-paruh-musim.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Kejuaraan karate piala Diknas Kab.Jombang

LENSAINDONESIA.COM: Kejuaraan karate piala Diknas Kab.Jombang yang di selenggarakan di Gor Merdeka Jombang masih berlangsung. Sejumlah kelas sudah dipertandingkan. Seperti Kata Putra dan putri di kelas SD (Sekolah Dasar) maupun SMP (Sekolah Menegah Pertama). Terkait berlangsunnya pertandingan sejumlah kontingen sudah memperoleh kemenangan.

Dan saat ini sejumlah kontingen yang sudah mendapatkan juara seperti, kontingen dari tuan rumah yaitu Jombang, Sidoharjo, Surabaya, dan Bojonegoro. Sedangkan dari Bojonegoro yang menurunkan 41 Atletnya terdiri dari tingkat SD, SMP dan SMP. Kontingen dari Bojonegoro sudah mendapatkan juara 3 Klas + 40 kg Putri dan juara 3 kata putri kagori SD + 30 kg.

Baca juga: Agum: Pembentukan Timnas Wewenang PSSI, Bukan KONI dan 980 Atlet Ramaikan Kejuaraan Karate Piala SBY

Dan pada hari ini pertandingan akan berlasung hingga malam hari dan di perkirakan pukul 21.00 WIB. Sedangkan kondisi kejuaraan piala Diknas ke-10 jauh berbeda dengan tahun sebelumnya.

Baik peraturan pertandingannya karena dalam pertandingan saat ini hanya berdasarkan klas SD, SMP dan SMA.Dan tidak berlaku klas pra pemula, pemula maupun klas Kadet.@ Ali Muhtar

 

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Catur Prasetya @lensaindonesia 06 Apr, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/04/06/kejuaraan-karate-piala-diknas-kab-jombang.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tiga partai besar dukung BISA

LENSAINDONESIA.COM: Organisasi Kepemudaan (OKP) sayap dari tiga partai pengusung, PAN, Golkar dan Demokrat serta organisasi pemuda, berikrar dan mendeklarasikan menjadi garda BISA (Bibit Waluyo dan Sudjijono Satroamodjo) untuk menggolkan menjadi pasangan pemenang.

Yoyok Sukawi anggota DPRD Fraksi Demokrat Prop Jawa Tengah dan ketua Garda BISA mengatakan Sabtu (06/04/2013) bahwa bertekad untuk memenangkan H Bibit waluyo dan H Sudjijono Satroamodjo (BISA) dalam Pilgub Jawa Tengah mendatang.

"Kami fokus kepada pemuda di Jawa Tengah, beberapa elemen masyarakat dari yang nasionalis dan agama bersatu untuk memenangkangkan BISA di Pilgub Jateng," ucapnya.

Sudjiono Bacagub Jateng menambahkan, ada organisasi kepemudaan (OKP) sayap dari tiga partai pendukung PAN, Golkar dan Demokkrat. Dan kelompok pemuda yang tergabung di Garda sahabat Pemuda artinya suara kelompok pemuda ingin eksis dalam kegiatan pemilukada.

"Kami tentu mengapresikan terimakasih kepada pemuda, yang akan berpartisipasi tentu akan menjadi pilar demokrasi akan datang, dan berharap kepada pemuda cara-cara yang dilakukan sekaligus untuk pendidikan berpolitik yanga baik akan menjadi warna tersendiri dimasa datang," tambahnya.

Lanjut Sudjiono berharap terhadap pemuda yang tergabung tidak boleh melanggar norma hukum. "Tentu harapan kami kepada pemuda yang boleh dilakukan yang tidak tentu harus dipatuhi, sehinga pemilukada dijateng akan nyaman dan aman. Dan ketika masyarakat tidak terbelah terpecah belah siapa pun yang akan memimpin Jawa Tengah, akan aman dan damai, kalau saat sekarang saja sudah ada perpecahan maka siapapun yang memimpin jawa tengah akan kesulitan," pungkasnya.@yuwana irianto

 

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Catur Prasetya @lensaindonesia 06 Apr, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/04/06/tiga-partai-besar-dukung-bisa.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Persiram kalahkan Persija di kandang

LENSAINDONESIA.COM: Persiram Raja Ampat di luar dugaan mampu mengalahkan Persija Jakarta 1-0, pada laga lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012-2013 yang dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada Sabtu (6/4/2013).

Gol tunggal kemenangan klub berjuluk Dewa Laut Pari Hitam dicetak oleh Elthon Maran pada menit ke-67. Jaya Hartono, Pelatih Persiram Raja Ampat, mengatakan awalnya dia hanya menargetkan mencuri poin, tetapi akhirnya klub Persiram mampu meraih poin 3 saat bermain di luar kandang.

Baca juga: Persebaya DU Cari Pengganti Carvalho dan Lawan Deltras, Persebaya dibebani recovery pemain

“Di awal saya menargetkan mencuri poin. Sebab kualitas pemain saya di bawah Persija, tetapi saya menginstruksikan kepada para pemain bermain disiplin. Akhirnya kami memperoleh kemenangan,” katanya.

Persiram Raja Ampat untuk sementara berada di peringkat ke-8 klasemen. Bertanding sebanyak 14 kali, klub tersebut meraih 4 kali menang, 7 kali seri, dan 3 kali kalah, mengumpulkan poin 19.@Anggie

 

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Catur Prasetya @lensaindonesia 06 Apr, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/04/06/persiram-kalahkan-persija-di-kandang.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com