Sunday, March 17, 2013

Staf SBY: “The Right Man on The Right Place”, Tema Besar Perbaikan Bangsa

LENSAINDONESIA.COM: Sangat menarik tema acara ‘The Right Man on The Right Place’ yang dilakukan Lensa Indonesia. Tema ini adalah sebuah parameter yang harus dilakukan untuk memperbaiki kondisi bangsa dan negara.

“Tema ‘The Right Man on The Right Place’ sangat cerdas. Kalimat ini sederhana tapi memiliki makna yang sangat besar,” kata Staf Khusus Presiden Bidang Otonomi Daerah, Velix Wanggai ketika ditemui LICOM di Istana Negara, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Apa Perlu Indonesia Impor Pemimpin? dan Istana: Media Massa Harus Berperan Mengubah Indonesia Lebih Baik

Kata ‘Right Man’ harus diartikan sangat strategis. Orang ini memiliki karakter, visi, amanah dan profesionalitas untuk menyelesaikan masalah bangsa ini. “Ini makna yang harus kita hargai,” sambungnya.

Kedua adalah ‘Right Place’. Konteks ini tentu bicara tentang struktur, baik itu struktur pembangunan, pemerintahan, politik atau kebijakan negara. Tentu ini memiliki kaitan yang erat, ketika orang memiliki integritas dan profesional menempati posisi yang tepat.

“Ini sangat penting dalam konteks pembangunan bangsa, apalagi ketika kita memiliki masalah-masalah yang berat. Ini merupakan rasionalisasi pembangunan dan politik. Jadi, adalah sesuatu yang pas, ketika Lensa Indonesia menggelar acara ini,” demikian Velix. @ari

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Mohammad Ridwan @lensaindonesia 17 Mar, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/03/17/staf-sby-the-right-man-on-the-right-place-tema-besar-perbaikan-bangsa.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tuding Wartawan Provokator, 18 Pengprov Caretaker Bikin Ulah di KLB PSSI

LENSAINDONESIA.COM: Sebanyak 18 Pengurus Provinsi (Pengprov) caretaker kembali bikin ulah pada Kongres Luar Biasa (KLB) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (17/3/13).

Mereka memaksa masuk ke dalam penyelanggaraan KLB, karena menilai berhak hadir di dalam KLB PSSI di Ruang Flores Ballroom, Hotel Borobudur itu.

Baca juga: Memalukan! Pengprov Caretaker Berantem dengan Satpam Hotel, Akhirnya Diusir dan Sekjen PSSI 'Emoh' Ada Agenda Tambahan KLB, La Nyalla 'Desak' Harus Ada

Saat memaksa masuk, sempat terjadi baku hantam antara perwakilan Pengprov caretaker dengan petugas keamanan. Mereka juga menuduh para wartawan yang hendak meliput bentrokan itu dengan menyebut wartawan jangan memprovokasi.

Suasana panas itu meredam, setelah pihak keamanan berhasil menenangkan para pengurus provinsi caretaker yang disahkan Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin itu.

Meski terjadi kericuhan di pintu masuk ruangan Flores, Kongres di dalam rungan tetap berjalan baik, dengan agenda Kongres yang telah disepakati.@anggi

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Mohammad Ridwan @lensaindonesia 17 Mar, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/03/17/tuding-wartawan-provokator-18-pengprov-caretaker-bikin-ulah-di-klb-pssi.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

500 Aparat Kepolisian Amankan Kongres PSSI

LENSAINDONESIA.COM: Lebih dari 500 personel kepolisian terlihat siaga mengamankan Kongres Luar Biasa (KLB) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), di Hotel Borobudur Jakarta, Minggu (17/03). Panitia mengantisipasi terjadinya kericuhan pada saat acara berlangsung.

Kapolsek Sawah Besar JR Sitinjak menyatakan, berdasarkan informasi yang diterima pihak kepolisian dari panitia, ada beberapa pihak yang berniat mengacaukan suasana kongres. "Ada kelompok yang tidak diundang, tapi mereka memaksa masuk. Kami mengantisipasi mereka,” ujarnya di sela-sela acara berlangsung.

Baca juga: Andik Vermansyah Kaget Ada Pergantian Pelatih di Timnas dan BTN Anggarkan Rp 2 Miliar Tiap Pertandingan Timnas

Personel tersebut merupakan gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Pusat, serta beberapa polsek yang berada di lingkup wilayah Polres Jakarta Pusat.

Seperti diketahui, pada proses registrasi, pengurus provinsi (pengprov) caretaker mengaku dirinya peserta kongres dan voter yang sah membuat ulah. Dia mengancam akan mengacaukan berjalannya kongres jika mereka tidak dimasukan ke dalam peserta Kongres PSSI.

Berkat pengamanan dari aparat kepolisian, akhirnya kericuhan bisa diredam dan tidak berlang lama. Saat ini, suasana di Hotel Borobudur terlihat ramai, peserta kongres sudah mulai bersiap untuk memasuki ruangan. Terlihat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo sudah hadir di tempat acara.@anggi/khairul

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Mohammad Ridwan @lensaindonesia 17 Mar, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/03/17/500-aparat-kepolisian-amankan-kongres-pssi.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Pasangan Cawali Kota Malang Anton-Sutiaji Panaskan Mesin Politik

LENSAINDONESIA.COM: Pasangan Calon Walikota (Cawali) Kota Malang, M Anton-Sutiaji mulai panaskan mesin politiknya. Pemanasan mesin politik itu dilakukan saat Gerindra yang menjadi partai pengusung menggelar jalan sehat, Minggu (17/03/2013).

Jalan sehat yang diikuti sekitar 10 ribu warga Kota Malang itu berlangsung meriah. Tidak hanya hadiah bernilai puluhan juta yang dibagi-bagikan pada peserta jalan sehat. Misalnya, kulkas, televisi, dua sepeda motor dan hadiah umrah yang diperoleh Ibu Nanik Partini, warga Arjosari Malang.

Baca juga: Jika Terpilih Jadi Walikota Anton Janji "Bersih-Bersih" Balaikota dan Pasangan Cawali Kota Malang Dipungut Biaya Tes Kesehatan Rp 7 Juta

Namun, suasana pelaksanaan jalan sehat itu sendiri juga terbilang wah. Panggung berukuran besar dilengkapi dengan beragam atribut partai dan baliho besar mewarnai kemeriahan jalan sehat tersebut.

Baliho berukuran besar bergambar pasangan yang populer dengan sebutan AJI (Anton-Sutiaji) ini “Ingat …..! 23 Mei 2013 Pilih Moch Anton-Sutiaji”. Sedangkan spanduk besar menjadi latar belakang di atas panggung. Spanduk itu bertuliskan “Saya Pilih Partai Gerindra”.

Selain itu, ada baliho bergambar Prabowo Presiden RI 2014 juga disandingkan di sepanjang Jalan Kerta Negara. Praktis, peserta jalan sehat tidak hanya disuguhi musik dangdut selama mengikuti undiah dari hadiah jalan sehat. Namun juga bisa melihat dan mengapresiasi gambar-gambar yang dipasang di area pengundian hadian jalan sehat tersebut. Apalagi, sepanjang acara Anton-Sutiaji terus berada di atas panggung. Bahkan, pasangan AJI ini sempat berjonget bersama.

Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Malang, Bambang Taufiq DHT mengatakan, semua itu dilakukan sebagai awal untuk memanaskan mesin politik.

“Mesin politik yang kami panaskan tidak hanya untuk Pilwali Kota Malang. Tapi juga terkait dengan Pileg dan Pilpres 2014,” jelas Bambang yang diamini Ketua DPC Gerindra Kota Malang, Widya Farid Iskandar.

Untuk itu, terang dia, mesin politik yang dimiliki harus mulai dipanaskan. Harapannya, agar saat pelaksanaan pemilu, terutama pada Pilwali yang akan digelar tinggal dua bulan lagi bisa langsung “setel”. Sehingga, Bacawal yang diusung partai bikinan Prabowo Subianto ini mampu memenangkan Pilwali.

Karena itu, terang jalan sehat ini dijadikan momentum untuk memanaskan mesin politiknya. Dia pun optimistis, melalui jalan sehat ini menjadi awal untuk semakin meningkatkan kebersamaan dalam memenangkan Pilwali Kota Malang.@aji dewa roisky

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Mohammad Ridwan @lensaindonesia 17 Mar, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/03/17/pasangan-cawali-kota-malang-anton-sutiaji-panaskan-mesin-politik.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Menpora Kawal KLB PSSI, Umumkan Tidak Ada Agenda Tambahan

LENSAINDONESIA.COM: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo secara resmi membuka Kongres Luar Biasa (KLB) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (17/3/13).

Roy Suryo berharap pelaksanaan kongres dapat berjalan baik. Konflik yang selama ini terjadi di sepakbola Indonesia segera berakhir.

Baca juga: Djohar-Nyalla Bertekad Indonesia Bebas Sanksi FIFA dan 500 Aparat Kepolisian Amankan Kongres PSSI

“Untuk menyelesaikan semuanya yang sudah terjadi, mari kita bersama-sama bergandengantangan melupakan kepentingan kelompok dan Individu untuk sepak bola Indonesia. Saya berharapa Kongres ini bisa jadi awal yang baik buat PSSI dan kita semua,” ujarnya.

Menpora mengatakan, KLB yang dilangsungkan di ruang Flores itu tidak akan ada agenda tambahan. Selain membahas agenda yang ada di dalam MoU antara PSSI dan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) di Kuala Lumpur, Malaysia, 7 Juni 2012, lalu.

Seperti diketahui, dalam MoU itu ada 4 agenda yang disepakati PSSI dan KPSI. Namun, dua kesepakatan sudah dijalankan sebelum digelarnya Kongres, yakni, pengembalian empat anggota Komite Eksekutif (Exco) dan mengakomodir suara voters Solo di dalam kongres PSSI.

“Hanya akan ada dua agenda yang dibahas dalam Kongres kali ini. Revisi statuta dan unifikasi liga. Karena dua agenda lainnya sudah terlaksana. Saya harap KLB kali ini akan berjalan lancar,” tuturnya. @anggi

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Mohammad Ridwan @lensaindonesia 17 Mar, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/03/17/menpora-kawal-klb-pssi-umumkan-tidak-ada-agenda-tambahan.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Diskopindag Pacitan “Gagal” Atasi Pasar Tumpah

LENSAINDONESIA.COM: Problem pasar tumpah di Pacitan di beberapa lokasi hingga saat ini belum juga terselesaikan. Akibatnya, kemacetan di sekitar pasar pun sulit terurai.

“Apalagi saat hari pasaran,” kata Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) setempat, Hery Purwanto, Minggu (17/03/2013).

Baca juga: Pacitan Minim Stok Lauk Pauk, Sayur dan Buah dan Harga Sayur di Pacitan Meroket

Pasar tumpah terjadi merata, baik di jalur antardesa, antarkecamatan, antar kabupaten maupun antar provinsi. Seperti di wilayah Kecamatan Tegalombo.

Tidak hanya itu, pasar tumpah juga terjadi di wilayah Timur terletak di Kecamatan Kebonagung. Yakni, Pasar Ketrowonojoyo, Pasar di Dusun Gayam, Desa Sidomulyo, dan Pasar Tulakan, Kecamatan Tulakan.

“Pasar tumpah yang terjadi merupakan akibat minimnya los maupun kios dan terbatasnya lahan parkir,” lanjutnya.

Hingga kini, pemkab setempat masih sulit mengimbangi jumlah pedagang yang terus bertambah dengan pembangunan kios maupun los pasar. Tak urung, komoditas jualan digelar di tepi jalan raya. Akibatnya, transaksi jual beli dan lalu lalang pembeli menghambat arus lalu lintas. Baik di jalur provinsi, kabupaten, maupun desa. Kendaraan yang kebetulan melintas macet terutama di hari pasaran tertentu. Di Pasar Grindulu, Kecamatan Tegalombo, misalnya, kondisi tersebut terjadi di pasaran Wage.

“Kalau di desa dan kecamatan yang lain pasarannya berbeda. Tapi, pasar tumpah masih terjadi,” tuturnya.

Hery berdalih, minimnya APBD mengakibatkan pemkab belum mampu memperbaiki maupun menambah fasilitas tersebut. Padahal tahun ini alokasi anggaran untuk perbaikan pasar tradisional sebanyak 1,2 miliar. “Anggarannya masih kurang. Belum bisa menyelesaikan problem seluruh pasar,” ungkapnya.

Munculnya pasar tumpah menunjukkan perputaran roda ekonomi di sektor perdagangan Pacitan mulai menggeliat. Penjual baru terus bermunculan. Sayang, pemda msh belum bisa mewadahi semuanya.

“Kita telah mengajukan bantuan ke pemerintah pusat maupun Pemprov Jatim,” terusnya. Tahun ini, Diskopindag digelontor dana dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) senilai Rp 800 juta. “Anggaran tersebut untuk merenovasi Pasar Arjowinangun yang tampak kumuh dan memprihatinkan,” pungkasnya.@rachma

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Mohammad Ridwan @lensaindonesia 17 Mar, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/03/17/diskopindag-pacitan-gagal-atasi-pasar-tumpah.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

‘Hanya Orang-orang yang Tepat yang Berhak Memimpin Bangsa Ini’

LENSAINDONESIA.COM: Salah satu pengisi acara dalam malam anugerah “The Right Man on The Right Place” adalah D Guru. Band ini bukan band biasa. Mereka berkarya dengan mengangkat fenomena-fenomena sosial.

Salah satu lagu yang tenar adalah ‘Pejabatku’ dan ‘Dolanan Rakyat’. Bahkan, lagu tersebut sempat menjadi soundtrack dalam acara live KPU beberapa tahun lalu.

Baca juga: Apa Perlu Indonesia Impor Pemimpin? dan Ketua DPR: Indonesia Butuh Tokoh Inspiratif

Dua lagu ini mengangkat kritik tentang banyaknya pejabat yang doyan membuat rakyat menjadi dolanan atau mainan.

“Kami berharap, dengan lagu kami seperti ‘Pejabatku’ dan ‘Dolanan Rakyat’, bisa menginspirasi beliau-beliau (pejabat) untuk tidak mempermainkan rakyat, dan memperlakukan rakyat dengan bijak,” kata Sunaryo Bin Hadi kepada LICOM, Minggu (17/3/2013).

Sebagai pejabat, sambung Pak Guru, sapaan Sunaryo, harusnya bekerja dengan baik, menjadi pelayan bagi rakyat.

“Mudah-mudahan sebagai seniman, kami bisa membangun bangsa dengan musik dan syair. Dan yang terpenting menghibur masyarakat,” kata Pak Guru, pentolan band yang kebanyakan personilnya merupakan guru musik ini.

Soal acara Malam Anugerah “The Right Man on The Right Place”, Pak Guru mengaku sangat mengapresiasi acara ini. “Sebagai seniman, kami sangat apresiate dengan malam anugreah yang dihelat Lensa Indonesia. Kami memang berharap orang-orang yang tepatlah yang bertanggung jawab terhadap masa depan bangsa ini,” demikian Pak Guru. @ari

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Mohammad Ridwan @lensaindonesia 17 Mar, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/03/17/hanya-orang-orang-yang-tepat-yang-berhak-memimpin-bangsa-ini.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Perempuan Trengginas Promosikan Taman Mini

LENSAINDONESIA.COM: Perempuan yang gigih dalam kegiatan kepariwisataan ini, namanya Anisa Heidyana. Nisa, panggilan akrabnya. Dia salah satu perempuan trengginas di kehumasaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dalam mempromosikan TMII.

Nisa bukan cuma punya komitmen kuat di dunia kepariwisataan. Ia juga cukup konsen terhadap kegiatan pelestarian alam. Semua ini ditumpahkan sejak berkarier di TMII.

Baca juga: Keraton Nusantara Wariskan Peradaban dan Karya Seni Bernilai Tinggi dan Pengunjung TMII Tembus 60.000 Orang

“Alam juga sering jadi bahan studi wisatawan budaya, khususnya  widya wisata. Untuk keperluan ini, yang paling penting ialah daerah dengan jenis flora dan fauna yang khas dan langka," kata Nisa, membuktikan sendiri.

Selama menekuni karier di kepariwisataan dan pelestarian, ia melihat tidak sedikit wisatawan tertarik kegiatan-kegiatan di alam terbuka. Mereka cenderung untuk jangka pendek. Misal,  mengisi akhir pekan, masa liburan.

“Mereka suka menikmati pemandangan atau suasana pedesaan atau kehidupan di luar kota (tempat tinggalnya)," kata staff Humas TMII ini ditemui LICOM di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia, Jakarta Timur, Minggu (17/3/13).

Meski ia tergolong muda berpengalaman bidang wisata, namun Nisa mampu menangkap hasrat yang melatarbelakangi kenapa seseorang ingin berlibur atau rekreasi. “Rata-rata cari ketenangan di tengah alam terbuka. Pemandangan bagus, terbuka luas, udara segar, perasaan jadi tenteran,” kata Nisa.

"Ada juga yang menyukai tempat-tempat tertentu. Yang begini, termasuk wisatawan tipe rekreasi. Obyeknya seperti hutan, pegunungan, dan pantai, atau alam-alam lain,” katanya.

Nisa mengaku suka tercenung melihat fakta bahwa parawisata Indonesia banyak dikenal di masyarakat dunia. “Makanya, kita harus melestarikan wisata seperti di Danau Toba, Raja Ampat (Papua). Buktinya, Candi Borobudur paling banyak didatangi  wisatawan mancanegara,” kata Nisa.

"Kita bangga dengan kaya potensi wisata maupun budaya Indonesia.  Kita harus galakkan terus peran objek wisata Indonesia ke mancanegara," ajak Nisa, mirip juru kampanye Pemilihan Walikota. @winarko

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Mohammad Ridwan @lensaindonesia 17 Mar, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/03/17/perempuan-trengginas-promosikan-taman-mini.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Saturday, March 16, 2013

Bulan Agustus Samsung ‘Ancang-ancang’ Luncurkan Smartphone Tizen OS

LENSAINDONESIA.COM: Selain tengah menyiapkan aksesoris berupa gamepad untuk Galaxy S4, Samsung juga dikabarkan akan meluncurkan smartphone berbasis sistem operasi yang dikembangkan sendiri, Tizen OS, yang diperkirakan (ancang-ancang) pada bulan Agustus 2013.

Jika benar apa yang dikabarkan terwujud, maka ini akan menjadi langkah nyata Samsung untuk memperkenalkan Tizen OS dan secara bertahap mengurangi ketergantungan terhadap sistem operasi Android yang selama ini telah membesarkan nama Samsung melalui jajaran produk Galaxy.

Baca juga: Samsung AMD Ultrathin Targetkan Penjualan di Surabaya Capai 60 Persen dan Pasar Smartphone China Kini Dikuasi Samsung

Tizen sendiri adalah sistem operasi yang berbasis Linux yang muncul setelah proyek MeeGo besutan Nokia dan Intel berhenti. Awalnya, Nokia menggandeng Intel untuk mengembangkan sistem operasi MeeGo, akan tetapi Nokia memutuskan untuk menghentikan proyek MeeGo dan kini diambil alih oleh Samsung dan berganti nama menjadi Tizen.

"Sebagai platform perangkat lunak open-source, Tizen dirancang untuk memudahkan untuk mengembangkan untuk berbagai perangkat," kata juru bicara Asosiasi Tizen.

Raksasa elektronik asak Korea Selatan ini sebenarnya telah memiliki sistem operasi sendiri yang digunakan pada jajaran smartphone Wave, yakni Bada OS. Samsung akhirnya menggabungkan proyek Bada OS yang dinilai kurang sukses ini dengan Tizen OS.

Smartphone Tizen OS yang akan dirilis Samsung pada bulan Agustus mendatang adalah smartphone high-end untuk memperkenalkan kemampuan sistem operasi open-source tersebut ke pengguna smartphone di dunia. Executive Vice President Samsung Mobile, Lee Young Hee, membenarkan kabar kehadiran smartphone Tizen OS pada bulan Agustus atau September mendatang.

"Perangkat ini akan menjadi produk terbaik dilengkapi dengan spesifikasi terbaik," kata Lee Young Hee, Executive Vice President Samsung Mobile dengan percaya diri.

Seperti yang dilansir dari TechRedar (15/03/2013), Samsung sama sekali tak menyebutkan gambaran spesifikasi mengenai smartphone Tizen OS tersebut. Samsung diharapkan dapat menghadirkan fitur yang membedakannya dengan smartphone Galaxy yang menggunakan sistem operasi Android.

Lalu mampukah Tizen OS ini menarik perhatian pasar dan bersaing dengan sistem operasi lain seperti Android dan Apple iOS? Tizen OS harus bekerja keras untuk itu, ia juga akan berhadapan dengan sistem operasi baru yang diperkirakan akan populer, yakni Firefox OS.@sido

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Achmad Ali @lensaindonesia 16 Mar, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/03/16/bulan-agustus-samsung-ancang-ancang-luncurkan-smartphone-tizen-os.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com