Friday, March 8, 2013

Aremania Bantah Bikin ‘Onar’ di Surabaya

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

LENSAINDONESIA.COM: Terkait kerusuhan suporter sepakbola yang melibatkan dua kubu dari Aremania (suporter Arema Malang) dan Bonek Mania (Suporter Persebaya) saat laga Gresik United versus Arema di stadion Tri Dharma Gresik, Kamis (7/3) kemarin, akhirnya banyak pihak yang dirugikan, termasuk juga korban dari kedua kubu suporter yang sudah berseteru sejak lama.

Aremania membantah keras melakukan aksi kerusuhan karena hanya membalas ulah oknum yang lebih dulu mencegat dan melakukan pelemparan.

Baca juga: Polisi Terus Lakukan Penyisiran Selamatkan Aremania dari Serangan Bonek dan Puluhan Bonek Mania "Sindir Pemerintah" Kumpulkan Koin Demi Piala AFF 2012

Aremania membantah keras telah berbuat onar di Surabaya. Kelompok suporter pendukung Arema ini mengatakan, apa yang terjadi di Surabaya adalah efek balasan terhadap upaya Bonek yang menyerang rombongan tur Aremania ke Gresik untuk menonton laga Arema melawan tuan rumah Gresik United, Kamis (7/3).

Seperti dikutip oleh GOAL.COM saat konfirmasi kepada Humas tur Aremania Gozali menyatakan bahwa sangat menyayangkan pemberitaan media yang tidak berimbang. Ia bercerita jika sejak awal memasuki gerbang tol, Aremania terus menerus mendapatkan serangan dari Bonek yang berjajar di atas jembatan tol.

“Kita terus menerus diserang, siapa yang bisa tahan. Kami hanya melakukan pembalasan, ada aksi reaksi yang kita lakukan, sebagai logika apa mungkin Aremania punya batu di tengah jalanan kalau bukan batu itu sudah dilemparkan dahulu,” katanya.

Ia menceritakan, 17 bus, 50 mobil, dan ratusan sepeda motor yang akan ke Gresik membawa misi perdamaian. Aremania, lanjutnya, tidak suka berbuat onar. Bahkan, sebelum berangkat, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan dikawal estafet menuju Gresik.

“Adalah tidak benar jika kami menyerang rumah penduduk lebih dulu, justru mereka bersembunyi di rumah penduduk dan melempari Aremania yang ada di dalam bus, dan batu yang sudah dilempar kami lempar balik ke mereka,” urainya.

Tentang adanya kematian, dirinya tidak bisa bercerita banyak karena tidak melihat secara langsung, namun dari penuturan saksi mata dilokasi, diceritakan jika Bonek yang meninggal adalah mereka yang melakukan penyerangan dan terkena balasan.

Sorenya, kepulangan Aremania tidak melewati jalanan tol Surabaya, namun dialihkan menuju jalur lain yang lebih aman. Dan, Bonek yang sudah mencegat Aremania melampiaskan kepada pengedara umum yang melintas di tol, terutama yang berplat N.

Sementara terkait dengan aksi balas dendam dengan sweeping kendaraan plat L yang melintas ke Malang. Hal itu menurutnya tidak benar.

“Coba dicek apa hari ini ada balasan yang kami lakukan? Kami adalah suporter cinta damai,” tutupnya.

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Catur Prasetya @lensaindonesia 08 Mar, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/03/08/aremania-bantah-bikin-onar-di-surabaya.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

No comments:

Post a Comment