Friday, March 8, 2013

Ribuan Warga Menggelar Deklarasi Pemberantasan Demam Berdarah

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

LENSAINDONESIA.COM: Ribuan warga dari berbagai elemen di Kota Tegal, Jawa Tengah, Jumat siang (8/3/2013), menggelar deklarasi pemberantasan wabah demam berdarah dengue (DBD). Deklarasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penyakit DBD yang cenderung meningkat saat musim penghujan serta menggugah partisipasi masyarakat terhadap pemberantasan DBD melalui pemberantasan sarang nyamuk dan kegiatan 3 M.

Deklarasi pemberantasan wabah DBD digelar di halaman Pendopo Balai Kota Tegal dan diikuti 1.100 peserta dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, instansi pemerintahan, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat dan masyarakat umum lainnya.

Baca juga: Demam Berdarah Hantui Warga Semarang dan Awas! Musim Mancaroba Demam Berdarah "Mewabah" di Bojonegoro

Deklarasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penyakit DBD yang cenderung meningkat saat musim penghujan serta menggugah partisipasi masyarakat terhadap pemberantasan DBD melalui gerakan pemberantasan sarang nyamuk. Para peserta deklarasi nantinya akan menjadi agen penyuluh pemberantasan DBD di lingkungan masing-masing.

Sementara itu Walikota Tegal, H.Ikmal Jaya mengatakan. Pemberantasan nyamuk Aides aigypty melalui foging atau pengasapan dinilai sudah tidak efektif untuk membunuh nyamuk karena nyamuk telah kebal. Untuk itu masyarakat diminta untuk berpartisipasi aktif melakukan pemberantasan sarang nyamuk melalui gerakan 3 M, yakni, menguras, menutup dan mengubur, tempat-tempat yang berpotensi menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk aides aigypti.

Angka penderita DBD di Kota Tegal pernah mencapai yang tertinggi di Jawa Tengah, pada tahun 2010 yakni mencapai 314 kasus dengan jumlah korban jiwa sebanyak 6 kasus. Deklarasi akan menjadi gerakan masal pemberantasan DBD diseluruh Kota Tegal. Pemerintah Kota Tegal juga akan menghidupkan kembali kelompok juru pemantau jentik atau jumantik disetiap kelurahan.@boy/nakulo

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Catur Prasetya @lensaindonesia 08 Mar, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/03/08/ribuan-warga-menggelar-deklarasi-pemberantasan-demam-berdarah.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

No comments:

Post a Comment