Thursday, March 7, 2013

Keluarga Korban Pelanggaran HAM Bersitegang dengan Petugas

LENSAINDONESIA.COM: Keluarga korban Pelanggaran HAM masa lalu mendobrak penjagaan petugas di halaman Menteri Kordinator Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam). Ini dilakukan sebagai bentuk kekesalan mereka terhadap instansi tersebut yang kerap menggantung laporan mereka

“Kami sudah bosan, berkali-kali mengirim surat tapi belum satupun yang ditanggapi Pak Menteri. Mereka menuntut adanya pengadilan HAM Adhoc terhadap pelaku pelanggaran,” ujar istri almarhum Munir, Suciwati di halaman Kantor Menkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Kamis (7/3/2013).

Suciwati dan puluhan orang keluarga korban pelanggaran HAM akhirnya melakukan aksi duduk dan menunggu kepastian dari Menko Djoko Suyanto untuk mengadakan pertemuan.

“Kami tunggu hingga sore hari untuk meminta kepastian kapan ada pertemuan dengan bapak Menteri,” lanjutnya.

Suci pun kesal dengan tindakan birokrasi Menkopolhukam. Baginya di jaman canggih ini betapa sulitnya melakukan perjanjian dengan pejabat yang berwenang.

“Masa jaman sudah canggih menunggu kepastian aja lama, kan ada hape dan bisa sms, nunggu surat tertulis saja tidak bisa,” lanjutnya.

Mereka bukan sekali saja melakukan aksi ini. Sudah ratusan kali mereka menuntut agar Presiden merekomendasikan untuk memberikan intruksi kepada Jaksa Agung agar menindaklanjuti hasil penyelidikan Komnas HAM dengan penyidikan peristiwa Trisakti dan pelanggaran HAM masa lalu lainnya. @priokustiadi

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Ari Purwanto @lensaindonesia 07 Mar, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/03/07/keluarga-korban-pelanggaran-ham-bersitegang-dengan-petugas.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

No comments:

Post a Comment