Saturday, May 18, 2013

Sering tidak tidur 6-9 jam per hari? Awas! Depresi menghantui Anda

LENSAINDONESIA.COM: Sering tidur kurang dari 6-9 jam? Sebaiknya Anda harus berpikir ulang. Tahukah Anda, tidur selama 6-9 jam dapat meningkatkan kualitas hidup dan dapat mengurangi tingkat depresi.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Cleveland Clinic Sleep Disorders Center, Ohio, AS, orang-orang yang tidur secara normal dengan durasi 6-9  jam per malam dapat memiliki nilai yang tinggi terkait dengan kualitas hidup. Tidak hanya itu saja, tidur dengan durasi 6-9 jam itu juga memiliki nilai yang rendah pada masalah depresi dibandingkan dengan mereka yang tidur sebentar atau dalam jangka waktu yang lama.

Baca juga: Penyakit Depresi Menjadi Wabah Tingkat Global dan Sinar Matahari Bantu Cegah Depresi Anak

"Orang mungkin sudah mengharapkan kalau kualitas hidup mereka akan turun saat tak bisa tidur cukup, tapi sebaliknya mereka juga tak menyadari kalau tidur terlalu lama juga bisa berdampak negatif," ungkap neurologis, Charles Bae yang dikutip dari areadewasa.com.

Oleh karena itu, Bae menambahkan, jika orang-orang tidur kurang dari 6 maupun lebih dari 9 jam, maka dapat memunculkan efek depresi dalam menjalani hidup. Selain itu, kualitas hidup dapat berkurang karena kemunculan tekanan dalam beraktivitas.

Jadi, masih mau tidur kurang atau berlebihan? @andrian

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Andrian Pratama @lensaindonesia 18 May, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/05/18/sering-tidak-tidur-6-9-jam-per-hari-awas-depresi-menghantui-anda.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

No comments:

Post a Comment