Saturday, April 20, 2013

Kasus sampah “Otista’, Camat Jatinegara usahakan tempat pembuangan baru

LENSAINDONESIA.COM: Menanggapi sulitnya penemuan tempat sampah di Otista, Jakarta, Camat Jatinegara Syofian Taher akan mengusahakan pembangunan penempatan sampah daerah tersebut.

Sofyan mengatakan, keberadaan TPS (Tempat Pembuangan Sampah) tersebut memang sangat menggangu lingkungan. Hingga saat ini, pemindahan lokasi masih dicarikan lokasi yang cocok untuk TPS. Camat Jatinegara masih mencari tempat yang keberadaan TPS tidak berdekatan dengan pemukiman. Alhasil warga tidak terganggu akibat sampah itu.

Baca juga: Sudin Kebersihan Jaktim akhirnya, tangani sampah 'Otista' ganggu warga dan Dinas Kebersihan Jaktim 'cuek' sikapi problem sampah Otista

"Kami akan mencari lokasi TPS baru. Itu kan tidaklah gampang," kata Camat Jatinegara kepada LICOM, Jakarta Timur, Sabtu (20/04/13).

Sofyan menambahkan, meskipun belum disiapkan, pihaknya berharap agar masyarakat tetap disiplin dalam menjaga lingkungan. Ia berharap masyarakat selalu bersih. Selain bersih, Sofyan menghibau kepada masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya.

Seperti diketahui, Kepala Suku Dinas (Kasudin) Kebersihan Kota Administrasi Jakarta Timur, Apul Silalahi menuturkan pihaknya mengangkut sampah di jalan Otista, Jakarta Timur, secara rutin tiap hari oleh pihak Sudin Kebersihan. Pasalnya, tidak sedikit sampah menumpuk di jalan yang dikenal sebagai tempat jual-beli sparepart motor itu. Kasudin Jakarta Timur mengaku harus mengangkut lantaran tidak adanya tempat pembuangan yang tepat.

Sebelumnya, problem sampah di Jalan “Otista” ini sempat ‘menjadi persoalan warga karena kondisinya setiap hari menumpuk, sehingga mengganggu kesehatan dan merusak keindahan lingkungan kota.@winarko

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Andrian Pratama @lensaindonesia 20 Apr, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/04/20/kasus-sampah-otista-camat-jatinegara-usahakan-tempat-pembuangan-baru.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

No comments:

Post a Comment