Tuesday, May 14, 2013

Bea Cukai Juanda amankan 1 Kg sabu kiriman India ke warga Probolinggo

LENSAINDONESIA.COM: Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean Juanda berhasil gagalkan upaya penyelundupan sabu-sabu seberat hampir 1 Kg melalui kiriman pos dari Mumbai, India.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean Juanda, Iwan Hermawan, Selasa (14/5/2013) mengatakan, penggagalan penyelundupan ini berawal dari kecurigaan petugas Bea Cukai yang sedang memeriksa barang dari luar negeri melalui mesin X-Ray. Saat itu petugas mencurigai ke-18 tas wanita seberat 927,72 gram yang dikirim oleh tersangka J dari India dengan penerima inisial H beralamat di Probolinggo.

Baca juga: BNN buatkan counter HP buat warga Kampung Ambon dan Cegah kerja haram Narkoba, BNN beri latihan servis hp 30 pemuda

“Saat itu kami mencurigai 18 tas kiriman dari India. Di seluruh tali jinjing tas wanita terdapat benda mencurigakan. Setelah kita buka ternyata di dalamnya terdapat bungkus plastik yang di dalamnya terdapat serbuk putih yang diduga sabu,” jelasnya.

Setelah dilakukan uji laboratorium, ternyata serbuk putih yang ditemukan di seluruh tali jinjing tas merupakan sabu. “Penggagalan ini kita lakukan, Senin (6/5/2013) lalu yang kemudian kita bekerjasama dengan BNN Provinsi Jatim untuk pengembangan,” imbuhnya.

Dari perkembangan, pihaknya bersama BNN Provinsi Jatim berhasil mengamankan Dwi Harianto seorang kurir yang diperintah oleh H, penerima sesuai alamat untuk mengambil paket. “Kita lakukan control delivery atau meneruskan barang dengan harapan bisa menangkap penerima barang. Alhasil kita bisa dapatkan kurirnya saja,” ujarnya.

Kini barang bukti dan tersangka diserahkan ke BNN Jatim untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. @rakhman_k

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Andiono Hernawan @lensaindonesia 14 May, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/05/14/bea-cukai-juanda-amankan-1-kg-sabu-kiriman-india-ke-warga-probolinggo.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

No comments:

Post a Comment