Sunday, May 12, 2013

PGTTI nilai uji publik Honorer K2 Jombang tidak transparan

LENSAINDONESIA.COM: Persatuan Guru Tidak Tetap Indonesia (PGTTI) menilai adanya kecurangan pada proses uji publik data pegawai honorer kategori 2 (K2) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Penilaian itu didasarkan pada komposisi data honorer yang tidak mencantumkan unsur instansi secara rinci. Rincian yang dimaksud oleh PGTTI Kabupaten Jombang, terutama pada komposisi data guru honorer.

Baca juga: Pendataan BKD tidak obyektif, guru honorer Jombang lapor Komnas HAM

“Ada nama instansinya, tetapi jika hanya ditulis Sekolah Dasar, bagaimana masyarakat bisa kroscek dan bisa mengklarifikasi. Sementara guru SD yang masuk data K2 ini ada lebih dari 800 orang,” ungkap Nur Salam, Ketua PGTTI Kabupateb Jombang, Sabtu (11/05/2013).

Dia mengakui, data yang dilansir oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jombang pada akhir April lalu lebih baik jika dibanding dengan data sebelumnya. Data komposisi honorer K2 yang dirilis oleh BKD sebelumnya, yakni pada bulan Maret lalu terbilang irit karena tidak menyebut nama instansi apapun.

“Data yang ini lebih baik karena dituliskan nama instansinya. Tapi jika hanya ditulis Sekolah Dasar saja tanpa disebutkan dari SD mana, ini khan menyulitkan siapa saja yang mau mengklarifikasi. Bagi kami ini tidak transparan dan sarat dengan pemalsuan,” ujar Nur Salam, sembari menunjukan 2 berkas pengumuman data honorer K2 Jombang yang dirilis bulan Maret dan April 2013.

BKD Jombang merilis data honorer K2 Jombang mulai akhir maret lalu. Data tersebut sekaligus menjadi data publik untuk diteliti oleh masyarakat. Namun, data pertama tersebut mendapat kritik tajam dari sejumlah elemen masyarakat termasuk PGTTI.

Hadirnya kritik tersebut karena dalam komposisi data honorer K2 tidak disebutkan nama instansi dari para honorer yang masuk database. Sementara, pada data kedua yang dirilis ke publik, disebutkan nama instansi tetapi bersifat umum. Misalnya saja untuk data guru honorer, hanya dituliskan nama instansi Sekolah Dasar. @syafi’i

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Mohammad Ridwan @lensaindonesia 12 May, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/05/12/pgtti-nilai-uji-publik-honorer-k2-jombang-tidak-transparan.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

No comments:

Post a Comment