Thursday, May 9, 2013

Komisi IX anggap Denny tak optimal, KPK ‘be-te’ Curhat koruptor ‘kelayapan’

LENSAINDONESIA.COM: Anggota Komisi IX, Poempida Hidayatulloh menilai Komisaris Utama PT. Jamsostek, Denny Indrayana tidak akan optimal dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai Komisaris, yang juga Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham).

“Saya melihat, Denny tidak akan dapat fokus mengurus Jamsostek,” ujar Poempida kepada LICOM melalui pesan singkat elektronik, Kamis (09/05/2013).

Baca juga: Susno Duadji serahkan diri, Denny Indrayana: Sudah sepatutnya dan Komisi IX: Yang penting bukan libur, tapi kesejahteraan buruh!

Menurutnya, rangkap jabatan pemangku kebijakan pada posisi yang sama di pemerintahan, membuat konsentrasi tidak fokus. Praktis, menjadi menurun dalam melaksanakan tugas-tugasnya.

Lebih ironis lagi, hal itu ternyata bertolak belakangan dengan kebijakan yang diterapkan Menteri Negara BUMN soal larangan rangkap jabatan.

“Terlebih lagi ini bertentangan dengan Kebijakan Meneg BUMN.  Jajaran komisaris dan Direksi BUMN dilarang jabatannya dirangkap dengan rtujuan supaya dapat lebih fokus bekerja maksimal untuk BUMN yang dipimpinnya,” terangnya.

Sebelumnya, Kamis ini (9/5’13), Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menceritakan keluh kesah Denny  melalui sambungan teleponnya terkait para koruptor yang sering keluyuran. Padahal, status sebagai tahanan.

“Denny cerita sudah tidak punya kemampuan lagi untuk bisa menangani yang begitu,” kata Abraham Samad usai jadi pembicara diskusi di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis tadi, 9/5/13.

Dalam perbincangan itu, Denny juga mengeluh ke Ketua KPK Abraham Samad karena tak bisa memantau peristiwa keluar-masuknya para koruptor  dari tempat mereka ditahan. Wakil Menteri Amir Syamsuddin ini, lanjut Samad terpaksa juga minta untuk tetap melakukan penahanan para koruptor di Rutan KPK, meski kasusnya sudah diputus pengadilan dan punya kekuatan incracht. @yuanto

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Andrian Pratama @lensaindonesia 09 May, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/05/09/komisi-ix-anggap-wamenkumham-tak-optimal-kpk-beber-curhat-koruptor-kelayapan.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

No comments:

Post a Comment