Saturday, May 11, 2013

Wakapolri salahkan media setelah gagal ringkus seluruh teroris Bandung

LENSAINDONESIA.COM: Terkait lolosnya beberapa anggota teroris di Kiaracondong, Bandung, polisi menuding peliputan media menjadi salah satu alasan atas kegagalan menangkap seluruh anggota teroris dalam penggerebekan saat itu.

Komjen Pol Nanan Soekarna selaku Wakapolri kepada wartawan di sela-sela Seminar Ekonomi dan Hukum Pra Konferensi Wilayah NU Jatim 2013 di Empire Palace, Jl Embong Malang, Sabtu (11/5/2013) mengatakan, karena diliput media, gerakan polisi dideteksi teroris penghuni rumah di Bandung, hingga akhirnya mereka berhasil kabur. ”Rugi sama media. Jadinya tidak senyap lagi. Harusnya gerakan kita kan senyap agar jaringan mereka (teroris) tidak tahu,” katanya.

Baca juga: KPK "sulit" jerat Wakapolri, peradilan kasus DS "adem ayem" dan Wakapolri 'blak-blakan' soal pemilihan Kapolri penuh intervensi

Nanan menyebut untung saja penggerebekan dilakukan di 4 lokasi secara serentak sehingga banyak yg dapat dilumpuhkan. Sebab bila dilakukan satu demi satu, bisa jadi hasilnya lain. “Yang Bandung itu kosong karena mereka (teroris) sudah tahu ada penggerebekan dari peliputan media-media. Maka itu, perlu ada sinergi untuk keperluan operasi semacam itu ke depannya,” terangnya.

Media seharusnya harus lebih mengedukasi masyarakat tentang upaya pencegahan, deradikalisasi, dan penyadaran. “Jangan sampai teroris menggunakan media untuk sarana melakukan teror,” tambah Nanan.

Nanan menambahkan, meledaknya bom sudah merupakan media bagi teroris untuk menyebarkan teror. Hal itu masih disebarluaskan lagi oleh media ke khalayak. “Media kemudian mendatangi keluarga teroris. Lalu orang tua atau istri si teroris mengatakan, anak saya baik. Padahal keluarganya belum tentu tahu,” jelas Nanan.

Namun Nanan secara tegas menampik bila polisi sengaja membawa media dalam upaya penangkapan teroris agar penggerebekan itu diliput. “Masalahnya medianya yang pintar. Punya teman polisi memberikan informasi,” tandasnya. @rakhman_k

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Andiono Hernawan @lensaindonesia 11 May, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/05/11/wakapolri-salahkan-media-setelah-gagal-ringkus-seluruh-teroris-bandung.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

No comments:

Post a Comment