Thursday, April 11, 2013

Rencana pembentukan Pansus DAK-2 DPRD Pacitan gelap gulita

LENSAINDONESIA.COM: Rencana pembentukan panitia khusus (pansus) tentang Daftar Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK2) di DPRD Pacitan semakin gelap gulita.

Ini karena satu dari tiga fraksi besar yaitu, Fraksi Demokrat mencabut permohonan pembentukan pansus.

Baca juga: Fraksi Demokrat DPRD Pacitan "melempem" soal pembentukan pansus DAK-2 dan Pembentukan Pansus DAK-2 ngambang, Fraksi Golkar kecewa

Awalnya, tiga fraksi besar, Partai Demokrat, Partai Golkar dan PDIP menuntut dibentuknya Pansus DAKL-2. Namun, ditengah perjalanan, Fraksi Demokrat mencabut permohonan. Alasannya, dibentuk Pansus atau tidak, jumlah DAK-2 tetap sebesar 496.662 jiwa sesuai ketetapan Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri).

Ketua DPD Partai Golkar Pacitan Efendi Budi Wirawan, mengatakan, pembentukan pansus bukan masalah merubah atau tidak merubah jumlah kursi. Namun, keberadaan pansus merupakan hal penting mengingat data jumlah penduduk Pacitan menjelang pelaksanaan pemilu ini masih simpang siur.

“Soal jumlah penduduk itu kan hak DPRD untuk bertanya kepada pemerintah,” jelasnya,
Kamis, (11/04/2013).

Budi sangat menyayangkan perbedaan jumlah penduduk Pacitan yang sangat tinggi. “Kita belum sowan Bupati terkait hal ini. Biarkan di selesaikan lembaga saja,” tandasnya.

Sementara itu, pembentukan Pansus yang mengambang tanpa titik terang, membuat Bupati Pacitan, Indartato serba salah.

“Saya sudah berusaha semaksimal mungkin agar DAK-2 Pacitan tetap 500-an jiwa,” keluh Indartato yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Demokrat Pacitan. Tapi, lanjutnya, bagaimana lagi. “Dengar pendapat di DPRD sudah sesuai ketentuan kemendagri. Hanya 496.662 jiwa,” pungkasnya.@rachma

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Catur Prasetya @lensaindonesia 11 Apr, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/04/11/rencana-pembentukan-pansus-dak-2-dprd-pacitan-gelap-gulita.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

No comments:

Post a Comment