Tuesday, April 9, 2013

Banyak bayi meninggal, warga Jombang tuntut pembongkaran tower seluler

LENSAINDONESIA.COM: Puluhan warga Lingkungan Geneng, Kelurahan Jombatan, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur menuntut agar tower jaringan seluler di lingkungan mereka dibongkar. Pasalnya, keberadaan tower tersebut membuat warga resah.

Tuntutan tersebut disampaikan warga dengan menggelar aksi demo disekitar lokasi tower, Senin (8/4/2013) siang. Mereka menyegel tower setinggi 72 meter itu.

Baca juga: Pembangunan Tower BTS di Lahan PG Jombang Baru Diprotes Warga dan Izin Bravo Tak Sesuai Keperuntukan, Komisi A Salahkan Pejabat BPP

Namun, aksi mereka sempat mendapat perlawanan dari dua warga setempat yang mengaku mendukung keberadaan tower. “Siapa yang mau menyegel tower, saya tidak setuju, saya juga warga sini,” ujar dua orang warga sembari menerobos barisan pendemo dan mencoba mencabut segel yang dipasang warga di gerbang tower.

Ketegangan sempat terjadi namun tak berlangsung lama. Warga tetap melanjutkan aksi menuntut pembongkaran tower yang dibangun pada tahun 2004 lalu itu.

Mufid, korlap aksi menuturkan bahwa keberadaan tower itu meresahkan ratusan warga disekitarnya. “Kami meminta tower ini dibongkar kàrena sudah meresahkan. Warga resah karena semenjak ada tower disini sering terkena petir,” tuturnya.

Seno Nurhadi, Ketua RW 08 Dusun Geneng, Kelurahan Jombatan menduga, radiasi itulah yang menyebabkan banyak warganya meninggal saat baru lahir.

“Setahun ini saja ada empat bayi yang langsung meninggal setelah lahir. Kata dokter penyebabnya paru-paru, jantung dan lain-lain. Tapi dulu tak pernah seperti itu. Jadi ada kemungkinan itu pengaruh radiasi tower,” jelas dia.@syafi’i

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Mohammad Ridwan @lensaindonesia 09 Apr, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/04/09/banyak-bayi-meninggal-warga-jombang-tuntut-pembongkaran-tower-seluler.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

No comments:

Post a Comment