Wednesday, April 24, 2013

Dari 18 SPBU di Tuban, hanya 2 yang beroperasi - Girilaya Real Groups

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

LENSAINDONESIA.COM: Jumlah solar di Kabupaten Tuban hingga Rabu (24/04/2013) pukul 05.00 WIB masih langka. Dari 18 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Tuban, hanya 2 unit yang masih memiliki stok solar subsidi.

Berdasarkan data di Mapolres Tuban, Diwilayah Kecamatan Tuban SPBU Gardu Laut stok solar kosong, premium 12 ton dan pertamax 2 ton. Di wilayah Kecamatan Semanding, SPBU Pahlawan stok solar kosong, premium 38 ton, pertamax 6 ton.

Baca juga: Merugi, Pertamina batasi kuota BBM bersubsidi dan Jaring investor, Dinas Peternakan Jatim gelar ekspo dan kontes ternak

Diwilayah Kecamatan Palang, SPBU Karang Agung stok solar dan premium kosong. SPBU Manunggal stok solar kosong, premium 14 ton. Di SPBU Tegalbang stok solar kosong, premium masih 4 ton.

Sedangkan diwilayah Kecamatan Widang, SPBU Compreng stok solar kosong, premium 12 ton, pertamax 5 ton. Di SPBU Minohorejo stok solar kosong, premium 5 ton.

SPBU di Kecamatan Rengel hanya memiliki stok 7 ton premium. SPBU di Kecamatan Jatirogo masih memiliki solar 3 ton dan premium 3 ton. Sedangkan di Kecamatan Bancar terdapat 3 SPBU 1 diantaranya masih direnovasi. Dengan stok BBM hanya 4 ton premium. Sementara 2 SPBU di Kecamatan Tambakboyo dan Kecamatan Parengan stok solar dan premium kosong semua.

Wilayah Kecamatan Jenu, SPBU Dasin stoknya premium 22 ton, pertamax 5 ton, solar kosong. SPBU Sugiwaras stok solar masih 8 ton, premium 10 ton. SPBU Pereng stok solar kosong, premium 10 ton. Sedangkan SPBU Bogang, stok solar kosong, premium masih 3 ton.

Asst. Manager External Relation Pertamina Marketing Operation Region V, Eviyanti Rofraida saat dikonfirmasi mengatakan terbatasnya stok solar di SPBU ini disebabkan banyak faktor. Diantaranya karena adanya praktek nakal penimbunan solar subsidi yang dijual lagi dengan harga solar non subsidi.

"Memang kita lagi perketat solar subsidi, karena sudah melebihi kuota kwartal pertama tahun 2013. Terkait pengawasan subsidi ini seharusnya Pemkab dan aparat juga ikut mengawasinya. Karena kalau BBM non subsidi tanggung jawab kita hanya sampai kepada penyerahan ke lembaga penyalur," tegasnya, Rabu (24/03/2013). @muhaimin

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Catur Prasetya @lensaindonesia 24 Apr, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/04/24/dari-18-spbu-di-tuban-hanya-2-yang-beroperasi.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

No comments:

Post a Comment