Thursday, April 25, 2013

Nelayan bingung dengan kenaikan harga BBM - Girilaya Real Groups

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

LENSAINDONESIA.COM: Munculnya sinyal keputusan naiknya harga BBM di Indonesia, membuat para nelayan di Jatim resah. Sebab, dalam keputusan pemerintah itu kenaikan BBM jenis premium terbagi menjadi dua. Yakni Rp 6500 untuk kendaraan pribadi roda empat, sedangkan untuk kendaraan roda dua dan angkutan umum tetap dengan harga Rp 4500/liter.

Kenaikan BBM juga diikuti dengan bahan bakar jenis solar Rp 6000 per liter. “Ya kami resah. Karena harga itu untuk kendaraan. Sementara untuk nelayan ikut harga yang mana kami juga tidak tahu,” kata Ketua Kelompok Nelayan Greges, Surabaya, Muhammad Amin, Kamis (25/4/2013).

Baca juga: Pertamina keluarkan kebijaksanaan kuota solar bersubsidi dan SBY 'bongkar' subsidi BBM, sikap berani hadapi provokator politik

Amin mengaku, sejumlah nelayan di kampung Greges menggunakan bahan bakar premium untuk perahu. Menurutnya, dibanding dengan solar, bahan bakar premium lebih tepat untuk mesin kapal karena membuat pergerakan mesin lebih cepat.

Dikatakan, jika nelayan mengikuti harga Rp 6500 per liter tentu akan sangat mencekik. Memang, dengan menggunakan solar tenaga mesin lebih besar namun untuk kecepatan masih kalah dengan mesin berbahan bakar premium. Sementara dalam mencari ikan kami tidak menetap di satu titik,” sambungnya.

Ia berharap harga BBM untuk nelayan tetap dijual Rp 4500 per liter. Terlebih lagi saat ini penghasilan nelayan di kampung Greges semakin menurun. Hal itu disebabkan dengan pembangunan Teluk Lamong yang banyak menyisakan limbah. Sehingga, ikan untuk ditangkap semakin jarang. “Kalau sampai ikut harga yang baru tidak cukup untuk operasional. Nanti kita makan apa,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah berencana memberikan dua harga untuk BBM jenis Premium dan Solar. Implementasi kebijakan tersebut diperkirakan paling cepat akhir April ini. Hingga saat ini, wacana tersebut masih menuai kontroversi. @Panjichuby_666

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Andiono Hernawan @lensaindonesia 25 Apr, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/04/25/nelayan-bingung-dengan-kenaikan-harga-bbm.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

No comments:

Post a Comment