Thursday, April 25, 2013

Rumah Ketua DPD PDIP Jatim diserbu ratusan massa Bacaleg - Girilaya Real Groups

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

LENSAINDONESIA.COM: Sekitar 500 massa bakal calon legislatif (Bacaleg) mendatangi rumah Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Sirmadji di Jalan Negara, Kota Malang, Kamis (25/04/2013).

Ratusan massa itu sebut mempertanyakan Bacaleg DPR RI atas nama Geng Wahyudi yang tidak masuk dalam daftar Celeg sementara (DCS).

Baca juga: Jalani Tes Kesehatan, Nyonya Sirmadji dan Istri Peni Perang Psikis dan Pasangan Cawali Kota Sri Rahayu-Priyatmoko Daftar ke KPU Naik Angkot

Massa pendukung Geng Wahyudi itu sebagian besar datang dari wilayah Kabupaten Malang. Mereka mengendarai truk, mobil, dan kendaraan sepeda motor. Mereka berangkat dari wilayah Pakisaji menuju Kota Malang.

Selama perjalanan, mereka dikawal polisi menuju kediaman Jl Negara. Hanya saja, kendaraan mereka diparkir di Jalan Sulfat. Ratusan massa dari Geng Wahyudi yang merupakan Wakil Ketua Bapelu DPD PDIP Jatim ini memilih berjalan kaki menuju kediaman Sirmadji.

Sedangkan truk yang membawa sound system yang dikawal massa langsung masuk menuju rumah Sirmadji.

Sesampainya di depan rumah Ketua DPD PDIP Jatim, ratusan massa itu dilarang berorasi.

“Ayo-ayo kita datang ke rumah Ketua DPD PDIP Jatim ini untuk bersilaturahmi. Kita tidak akan berorasi karena dilarang berorasi oleh Pak Geng Wahyudi. Kita datang ke sini hanya untuk mempertanyakan kenapa Pak Geng Wahyudi tidak masuk dalam DCS untuk Pemilu 2014,” jelas Koordinator Lapangan (Korlap) dari ratusan massa itu yang mengaku bernama Mulyono.

Makanya, tandas dia, massa harus tertib. Alasannya, kader PDIP tidak anarkis. Apalagi, kata dia, datang ke rumah Sirmadji itu untuk silarturahmi dan mempertanyakan Geng Wahyudi yang tidak masuk DCS.

Meski sempat ada imbauan semacam itu, di antara ratusan massa itu masih saja sempat bergejolak. Untungnya, polisi bersama beberapa tokoh di antara mereka berhasil meredam. Sehingga, massa bisa dikendalikan.

Kerena Sirmadji sedang rapat di DPP PDI Jakarta, tujuh perwakilan massa dipersilahkan masuk untuk untuk berdialog dengan dua orang Sirmadji. Diantaranya adalah Buyung Sulaiman.

Hampir dua jam lebih mereka melakukan dialog. Saat dialog sedang berlangsung, secara tiba-tiba Geng Wahyudi datang. Geng Wahyudi secara otomatis bisa meredam massa dan tujuh perwakilan massa yang sedang berdialog itu.

Kepada wartawan, Wahyudi, menyatakan, kedatangan massanya benrniat untuk silarahmi. “Tidak ada niatan lain. Ya, intinya mempertanyakan kenapa DCS itu tidak seperti yang diharapkan. Itu saja,” tegas Geng yang juga Ketua Dewan Pertimbangan DPC PDIP Kabupaten Malang itu.

Menurut dia, kenapa DCS itu tidak mencantumkan namanya. “Kalau sudah mendapatkan penjelasan secara jelas apa alasannya kita kan bisa memahami. Masalah masuk atau tidak dalam DCS itu bagi saya pribadi tidak ada masalah,” tandasnya.

Karena itu, dia masih menunggu penjelasan dari Sirmadji secara langsung. Jika sudah mendapat penjlasan dia yakin massa pendukungnya akan pulang ke rumahnya masing-masing.

“Sampai kapan menunggu, ya sampai ada penjelasan dari Pak Sirmadji,” pungkasnya.@aji dewa roisky

 

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Mohammad Ridwan @lensaindonesia 25 Apr, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/04/25/rumah-ketua-dpd-pdip-jatim-diserbu-ratusan-massa-bacaleg.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

No comments:

Post a Comment