Sunday, May 19, 2013

Lembu Club 80′s: Ide kreatif lebih penting dari olahan digitalnya

LENSAINDONESIA.COM: Lembu Wiworo Jati yang tekenal dengan olah vokalnya di grup musik Club Eighties ternyata juga jago membuat konsep iklan. Di hadapan ratusan Mahasiswa Universitas Mercubuana ia menyuntikkan virus kreatif menumbuhkan ide-ide brilian dalam membuat konsep iklan yang layak jual.

Pria lulusan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ini menyampaikan, jika mahasiswa ingin terjun di dunia artvertising, maka harus berani menemukan ide baru setiap hari.

Baca juga: Pendidikan Karakter Dibangun Melalui Kedisiplinan dan Universitas Mercu Buana Gelar Seminar Anti Korupsi

“Dalam dunia artvertising, bagaimana ide di belakang itu. Bukan hasil dari olahan digital,” katanya, yang langsung disambut tepuk tangan ratusan mahasiswa di Gedung Rektorat UMB, Minggu (19/05/13).

Untuk menumbuhkan ide, pria kasual ini juga mendorong mahasiwa rajin membaca dan peka terhadap lingkungan kekinian, baik itu politik, hukum dan sosial. Karena baginya, ide bisa tumbuh dari mana saja.

“Dan selalu banyak membaca,” saran Lembu meyakinkan.

Dalam dunia advertising, vokalis Club Eighties kelahiran 7 Mei 1976 ini berkisah tentang pekerjaanya membuat suatu produk iklan. Produk yang digarapnya enam bulan itu dikomplain karena ide gilanya. Namun komplain itu, tidak membuat dia terpuruk dan menyalahkan hasil idenya.

“Itulah yang namanya kekuatan ide,” katanya.@aligarut1

alexa ComScore Quantcast Google Analytics NOscript

Catur Prasetya @lensaindonesia 19 May, 2013
enclosure:


-
Source: http://www.lensaindonesia.com/2013/05/19/lembu-club-80s-ide-kreatif-lebih-penting-dari-olahan-digitalnya.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

No comments:

Post a Comment